bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Sabtu, 18 Juli 2015

Mercandising

Image result for merchandising ideas
Trading Therm
þTrading Term adalah Perjanjian kerjasama antara Perusahaan dengan Supplier   dalam waktu 1 Tahun,dimana di dalamnya menyangkut beberapa hal   seperti Target Tahun, Fix Rebate, Conditional Rebate, Promosi Fund,   Penalty Service Level dll. yang harus di jalankan oleh kedua belah pihak secara tertulis dan bermaterai.
þ  Data apa saja : Sebelum menentukan Target SAT harus memiliki   data pendukung seperti historis sales Supplier yang bersangkutan   baik per month / yearly, selling in, kemampuan Service level dll (untuk   item lama / sudah pernah main) sedangkan untuk item baru lebih   menggunakan sense of businnes dengan melihat item tersebut sudah aktif di iklan / sponsor pendukung pada TV,Radio dll.
þ  Dengan perhitungan
Pencapaian Receiv sell in di kurangi   retur selama setahunþ  Negosiasi VS Principle / Supplier : Intinya pertahun Trading Term   harus
mendapat kondisi terbaik jika di banding tahun kemarin

II.TOP (Term of Payment
þTerm of Payment adalah Waktu pembayaran Hutang Dagang  kepada Supplier / Principle dimana TOP semakin lama akan semakin baik
þHubungan dengan Finance : semakin lama TOP yang MD deal dengan Supplier berarti pihak Finance akan memiliki tenggang waktu yang cukup atau lebih banyak waktu keuangan yang bisa di gunakan sebagai modal usaha untuk buka PO ke supplier lagi
þTime Base dari TOP: waktu TOP yang di targetkan 42 Hari, makin lama makin baik  yang di harapkan management barang yang ada di toko laku terjual setelah itu baru di lakukan pembayaran ke Supplier
þSeasonal Discount: Kondisi tambahan discount yang di berikan  saat seasonal namun kondisi ini di berikan dengan Qty pengambilan tertentu

III. Listing Fee
þPengertian  :
þbiaya pendaftaran yang diterapkan oleh peritel modern kepada pemasok yang mau menjual produknya di suatu toko/pasar modern.
      Biaya Pendaftaran untuk New item dimana     Listing Fee ini di berlakukan untuk product baru yang masuk di mana 1 item di kenakan biaya 2.2 juta (include) untuk 1 size,1 variant (dimana target pertahunnya berubah).
þHal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengajuan New Item meliputi Harga Beli, Harga Jual, TOP, Kemasan, Planogram, Historis sales, Support Supplier dll
IV. DISCOUNT
 Pengertian : Potongan Harga
          
  Regular Discount
- Pengurangan harga yg diberikan terhadap penjualan suatu barang
-
Contoh : Harga Beli Rp 2.000,- disc 10%
              
Harga Beli = (Rp 2.000 – (10% x Rp 1.000) = Rp 800,-
lCash Discount
- Insentif/pengurangan harga yang diberikan oleh penjual atas pembayaran yg lebih cepat dari jatuh tempo
- Contoh : Harga Beli Rp 1.000,- disc 10% TOP 30 Hari --->  pembayaran melalui cash, disc menjadi 12%
Harga Beli TOP 30 hari   = (Rp 1.000 – (10%xRp 1.000) = Rp. 900,-
Harga Beli dgn Cash disc= (Rp 1.000 – (12%xRp 1.000) = Rp. 880,
lGrand Opening Discount
- Potongan harga yang diberikan oleh penjual atas pembukaan Outlet oleh pembeli
- Contoh : Harga Beli Rp 2.000,- disc GO Toko 10%
               Harga Beli = (Rp 2.000 – (10%xRp 2.000) = Rp. 800
lSeasonal Discount
- Potongan harga yang diberikan oleh penjual pada musim tertentu, mis musim lebaran
- Contoh : Harga Beli Rp 1.000,- disc seasonal 10% -->hanya pada saat H-30 sampai hari H lebaran
  Harga Beli = (Rp 1.000 – (10%xRp 1.000) = Rp. 900,-
lQuantity Discount
- Diskon yang diberikan atas pembelian produk dalam jumlah tertentu
- Contoh : Harga Beli Rp 1.000,- ;atas pengambilan barang sebanyak 1.000 crt --->disc tambahan 10%
  Harga Beli = (Rp 1.000 – (10%xRp 1.000) = Rp 900,-

lAnticipation Discount
- Diskon yang bisa direncanakan& memungkinkan untuk pembayaran jumlah variabel, selain variabel tanggal pembayaran.
-Contoh :
Diskon = (Tingkat Diskonto x Pembayaran x (Jumlah days/360)) dibagi dengan (1 + (Tingkat Diskonto x Jumlah days/360))
Jadi, mengambil alih pembayaran untuk pembelian peralatan senilai  100.000 dibuat 15 minggu sebelum pengiriman. Juga menganggap tingkat pembayaran tahunan adalah 6%. Jumlah diskon yang sebenarnya dihitung dengan rumus:

(6% x 100.000 x (135/360))
dibagi dengan
(1 + (6% x 135/360)) =  2.300 

V. REBATE
Potongan harga yang diberikan oleh pemasok /Suplier terkait dengan target penjualan
lFix Rebate
potongan harga dari pemasok ke toko modern tanpa dikaitkan dengan target penjualan;
lConditional Rebate

    potongan harga yang diberikan oleh pemasok terkait dengan target penjualan, sejalan dengan pengertian tersebut maka volume discount termasuk dalam pengertian conditional rebate, karena volume discount merupakan discount yang diberikan kepada para pelanggan apabila pelanggan telah mencapai volume target secara berkala;
Next Ediisi Merchandising

Tidak ada komentar:

Posting Komentar