bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Selasa, 06 Desember 2022

9 KUNCI SUKSES BISNIS MINIMARKET

Kunci Sukses Bisnis Usaha Mini Market

  1. Lokasi yang strategis.
  2. Barang dagangan yang Lengkap (minimarket rata rata 3000-5000 item barang).
  3. Pelayanan yang baik.(Langsung & tidak langsung
  4. Display yang menarik.
  5. Kenyamanan.
  6. Promosi yang berkesinambungan.
  7. Distribusi yang memadai
  8. Memiliki Brand Image yang kuat (Motto Perusahaa).
  9. Memili Corporate culture

Minggu, 26 Juli 2015

Merchandising II

DISTRIBUTION FEE
Image result for distribution
üPengertian

  Biaya distribusi yang di klaim oleh pembeli kepada penjual atas distribusi yang dilakukan terhadap suatu barang.
üCara Perhitungan
 Harga setelah dist fee = Harga beli - (diskon x harga beli)
 Misal disepakati distribution fee produk A principle X adalah 3% dengan harga beli Rp 1.000,-
 Harga Beli = Rp 1.000 - (3% x Rp 1.000) = Rp 970,-
RAFAKSI
lPengertian
ladalah pemotongan (pengurangan) terhadap harga barang /
  “Penggantian selisih harga yang terjadi akibat adanya penurunan harga beli ( = harga jual Supplier)”
lDasar Perhitungan =
Qty Stock x Selisih Harga
lContoh
   Mis OH 1.000 Pcs, Selisih harga Rp 200,-
   Rafaksi : Rp. 200 x 1.000 = Rp. 200.000,- 
LAST BITE
lPengertian
Kesempatan untuk melakukan pembelian sebelum diberlakukan harga beli baru
lContoh Perhitungan
 Avg Sls Noodle 100 ktn/bln, last bite kebutuhan 2 mgg,
Stock  DC 20 ktn.
 Last Bite = (100/2) – 20 = 30 ktn
lData basic yang dibutuhkan
 Avg Sales, Stock DC, Stock Toko, kapasitas gudang, umur produk, ketersediaan dana
Istilah-Istilah Dept MD

üCost oriented pricing : dimana harga ditentukan oleh biaya yang dikeluarkan (contoh : untuk toko dengan lokasi yang mempunyai biaya sewa tinggi misal bandara maka diterapkan price indek C atau D),
üDemand oriented pricing : dimana harga berbanding lurus dengan pola permintaan pasar (misal jika permintaan tinggi, maka harga tersebut cenderung lebih kompetitif, namun untuk barang yang permintaan konsumen tidak terlalu tinggi, kita bisa mengambil margin lebih tinggi) mix margin
Note : namun hal ini tidak berlaku untuk item impulse buying, seperti ice krim, sari roti, nugget, dsb
üaverage cost : harga rata-rata pembelian
ülast cost   : Harga terakhir yang diperoleh  dari supplier
üharga jual   : Harga jual yang berlaku update
ümark up     : Harga jual (behubungan dengan NC include)‏
ünet margin    : keuntungan yang akan di ambil dari penjualan setiap item, disesuaikan dengan standar margin
ücomercial margin : item yang memungkinkan kita menjual dengan karakteristik tidak sensitif harga karena

Sabtu, 18 Juli 2015

Mercandising

Image result for merchandising ideas
Trading Therm
þTrading Term adalah Perjanjian kerjasama antara Perusahaan dengan Supplier   dalam waktu 1 Tahun,dimana di dalamnya menyangkut beberapa hal   seperti Target Tahun, Fix Rebate, Conditional Rebate, Promosi Fund,   Penalty Service Level dll. yang harus di jalankan oleh kedua belah pihak secara tertulis dan bermaterai.
þ  Data apa saja : Sebelum menentukan Target SAT harus memiliki   data pendukung seperti historis sales Supplier yang bersangkutan   baik per month / yearly, selling in, kemampuan Service level dll (untuk   item lama / sudah pernah main) sedangkan untuk item baru lebih   menggunakan sense of businnes dengan melihat item tersebut sudah aktif di iklan / sponsor pendukung pada TV,Radio dll.
þ  Dengan perhitungan
Pencapaian Receiv sell in di kurangi   retur selama setahunþ  Negosiasi VS Principle / Supplier : Intinya pertahun Trading Term   harus
mendapat kondisi terbaik jika di banding tahun kemarin

II.TOP (Term of Payment
þTerm of Payment adalah Waktu pembayaran Hutang Dagang  kepada Supplier / Principle dimana TOP semakin lama akan semakin baik
þHubungan dengan Finance : semakin lama TOP yang MD deal dengan Supplier berarti pihak Finance akan memiliki tenggang waktu yang cukup atau lebih banyak waktu keuangan yang bisa di gunakan sebagai modal usaha untuk buka PO ke supplier lagi
þTime Base dari TOP: waktu TOP yang di targetkan 42 Hari, makin lama makin baik  yang di harapkan management barang yang ada di toko laku terjual setelah itu baru di lakukan pembayaran ke Supplier
þSeasonal Discount: Kondisi tambahan discount yang di berikan  saat seasonal namun kondisi ini di berikan dengan Qty pengambilan tertentu

III. Listing Fee
þPengertian  :
þbiaya pendaftaran yang diterapkan oleh peritel modern kepada pemasok yang mau menjual produknya di suatu toko/pasar modern.
      Biaya Pendaftaran untuk New item dimana     Listing Fee ini di berlakukan untuk product baru yang masuk di mana 1 item di kenakan biaya 2.2 juta (include) untuk 1 size,1 variant (dimana target pertahunnya berubah).
þHal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengajuan New Item meliputi Harga Beli, Harga Jual, TOP, Kemasan, Planogram, Historis sales, Support Supplier dll
IV. DISCOUNT
 Pengertian : Potongan Harga
          
  Regular Discount
- Pengurangan harga yg diberikan terhadap penjualan suatu barang
-
Contoh : Harga Beli Rp 2.000,- disc 10%
              
Harga Beli = (Rp 2.000 – (10% x Rp 1.000) = Rp 800,-
lCash Discount
- Insentif/pengurangan harga yang diberikan oleh penjual atas pembayaran yg lebih cepat dari jatuh tempo
- Contoh : Harga Beli Rp 1.000,- disc 10% TOP 30 Hari --->  pembayaran melalui cash, disc menjadi 12%
Harga Beli TOP 30 hari   = (Rp 1.000 – (10%xRp 1.000) = Rp. 900,-
Harga Beli dgn Cash disc= (Rp 1.000 – (12%xRp 1.000) = Rp. 880,
lGrand Opening Discount
- Potongan harga yang diberikan oleh penjual atas pembukaan Outlet oleh pembeli
- Contoh : Harga Beli Rp 2.000,- disc GO Toko 10%
               Harga Beli = (Rp 2.000 – (10%xRp 2.000) = Rp. 800
lSeasonal Discount
- Potongan harga yang diberikan oleh penjual pada musim tertentu, mis musim lebaran
- Contoh : Harga Beli Rp 1.000,- disc seasonal 10% -->hanya pada saat H-30 sampai hari H lebaran
  Harga Beli = (Rp 1.000 – (10%xRp 1.000) = Rp. 900,-
lQuantity Discount
- Diskon yang diberikan atas pembelian produk dalam jumlah tertentu
- Contoh : Harga Beli Rp 1.000,- ;atas pengambilan barang sebanyak 1.000 crt --->disc tambahan 10%
  Harga Beli = (Rp 1.000 – (10%xRp 1.000) = Rp 900,-

lAnticipation Discount
- Diskon yang bisa direncanakan& memungkinkan untuk pembayaran jumlah variabel, selain variabel tanggal pembayaran.
-Contoh :
Diskon = (Tingkat Diskonto x Pembayaran x (Jumlah days/360)) dibagi dengan (1 + (Tingkat Diskonto x Jumlah days/360))
Jadi, mengambil alih pembayaran untuk pembelian peralatan senilai  100.000 dibuat 15 minggu sebelum pengiriman. Juga menganggap tingkat pembayaran tahunan adalah 6%. Jumlah diskon yang sebenarnya dihitung dengan rumus:

(6% x 100.000 x (135/360))
dibagi dengan
(1 + (6% x 135/360)) =  2.300 

V. REBATE
Potongan harga yang diberikan oleh pemasok /Suplier terkait dengan target penjualan
lFix Rebate
potongan harga dari pemasok ke toko modern tanpa dikaitkan dengan target penjualan;
lConditional Rebate

    potongan harga yang diberikan oleh pemasok terkait dengan target penjualan, sejalan dengan pengertian tersebut maka volume discount termasuk dalam pengertian conditional rebate, karena volume discount merupakan discount yang diberikan kepada para pelanggan apabila pelanggan telah mencapai volume target secara berkala;
Next Ediisi Merchandising

Jumat, 17 Juli 2015

Pasar Ritel Jakarta Berprospek Positif


Image result for ritel indonesia
Pasar ritel di Jakarta dinilai memiliki prospek yang positif dan diperkirakan akan ada penambahan ruang ritel yang tumbuh sekitar 5,4% pada 2015 ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Pasar retail di Jakarta diperkirakan bertumbuh 5,4% dengan adanya perkiraan penambahan pasokan di 2015," kata Kepala Riset Cushman & Wakefield Indonesia (konsultan properti) Arief Rahardjo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (18/2/2015).
Menurut dia, penambahan pasokan adalah dari beberapa pembangunan lifestyle center (pusat gaya hidup) dan one-stop shopping centers (pusat perbelanjaan terintegrasi) yang sudah mempunyai izin sebelum diberlakukannya peraturan moratorium oleh Gubernur DKI Jakarta.
Ia mengungkapkan, pengerjaan sejumlah proyek seperti Lippo Mall Puri @The St. Moritz, Mal Pantai Indah Kapuk, dan perluasan Mal Central Park diharapkan akan selesai 100% pada pertengahan pada 2015.
Selain itu, Pusat Grosir Metro Cipulir diperkirakan akan memasuki pasar di awal tahun depan atau tahun 2016.
"Aktivitas sewa akan tetap berjalan dengan adanya toko baru yang dibuka oleh 'international retailers' (peritel internasional). Tingkat hunian diperkirakan tetap stabil dan harga sewa di beberapa pusat perbelanjaan di lokasi premium akan mengalami kenaikan," katanya.
Sedangkan dalam tiga bulan terakhir di tahun 2014, aktivitas sewa pasar retail di Jakarta tidak terlalu aktif dikarenakan tidak adanya pasokan baru. Perusahaan ritel dari luar negeri masih menjadi pemain aktif di pasar ritel.
Ia mencontohkan Uniqlo asal Jepang yang mengembangkan bisnisnya di Jakarta dengan pembukaan toko keenam di Grand Indonesia, dan department store dari Thailand, Central, juga membuka gerai pertamanya di Grand Indonesia.
Sementara itu American Eagle, bisnis pakaian yang berasal dari Amerika, juga membuka cabang pertamanya di Central Park, Indonesia. "Masuknya pemain pasar ritel ini tidak mempengaruhi tingkat hunian pasar ritel secara keseluruhan," ucapnya.
Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia merevisi target pertumbuhan bisnis ritel menjadi 10% yang awalnya 15%.
Wakil Ketua Aprindo Tutum Rahanta dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, mengatakan revisi target pertumbuhan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya upah buruh yang meroket dan kurs rupiah kian melemah.
Tutum mengatakan tiap tahunnya beban pengusaha ritel naik karena beban upah rata-rata naik 10%, inflasi 5%, dan selisih kurs rupiah hingga 20% dari tahun lalu.

Kamis, 08 April 2010

MINIMARKET TANPA SUPLIER

Minimarket Tanpa Suplier


Anda ingin buka Minimarket atau Anda sudah Punya Minimarket tapi kebingungan mengurusi supplier

Barang anda.Jangan bingung penulis akan berikan Tip’s dan saya yakin mudah untuk dipraktekkan

1.Tentukan Item Yang akan di Jual

2.Minimarket Pembanding

3.Price cekker

4.Menentukkan Harga Jual

5.Kerja Keras.

1.Cara menentukkan Item Jual :

Untuk memulai suatu usaha memang tidak lah mudah tapi kalau kita ingin berbisnis tentulah ada risk and return.Cara Paling mudah menentukkan Item jual adalah Apa yang dibutuhkan oleh Konsumen dilingkungan atau coverage Toko kita.Biasa Item Jual di bagi menjadi :

Hight Moving : 150

Fast moving : 250

Medium Moving: 500

Slow moving:100

2.Minimarket Pembanding.

Minimarket Pembanding ini bisa untuk pembanding harga.Jadi hal ini merupakan kesempatan sebagai supplier anda.Check harga promo jika oke,maka silahkan untuk dibeli product tersebut sebagai barang dagangan anda ,Jadi mudah bukan so pasti margin anda bisa tinggi .Silahkan anda berkeliling ke Toko pembanding untuk mengisi minimarket anda. Selanjutnya anda tinggal setting harga jualnya.Untuk membuat promo di Toko anda selalu lakukan pembanding dengan pesaing anda saat harga normal buatlah harga promo .Yakinlah barang anda akan laku keras

3.Price Cekker

Fungsi Price Chekker adalah untuk mengetahui perubahan harga di pasar .Jadi anda butuh 1 orang karyawan untuk mobile .bisa 1 minggu sekali untuk melakukan mobile.

4.Menentukkan Harga Jual

Susah kah menentukkan harga Jual .Tentunya mudah tergantung kita ingin Margin berapa tetapi ingat bahwa bisnis itu bukan sesaat artinya settinglah harga yang kompetitif.Biasanya margin +/- 10 -12.50 %.

Untuk minimarket.

5.Kerja Keras.

Untuk mendukung sukses nya minimarket anda ,haruslah kerja keras.Dan yang terpenting dalam mengelola bisnis minimarket adalah Efisiensi dan pelayanan menjadi Modal Utama

Selamat mencoba.